Evaluation of the Inclusive Education Program in Elementary School Education Units in Cibinong District, Bogor Regency in 2023
Keywords:
Inclusive Education Program, Program Evaluation, Leo Agustino EvaluationAbstract
This research focuses on inclusive education programs in Cibinong District. The problems that occur and are studied by researchers are that there are no special assistant teachers available at Cibinong District Elementary Schools, State Elementary Schools appointed to implement inclusive education, some of them have not implemented accommodation or modified curricula and there are no adequate facilities and infrastructure available for teaching and learning activities for ABK in State Elementary Schools from both the Central Government and the Department. Bogor Regency Education. This research uses qualitative methods by analyzing results, interviews, observations, documentation and document studies. The results of this research show that based on the program evaluation presented by Program Evaluation (2023), the inclusive education program has not fully run well due to various factors. Overall, this program has not been able to run optimally in providing services to crew members.
References
Agustino, L. (2020). Dasar-Dasar Kebijakan Publik. Alfabeta.
Agustino, L. (2023). Memahami Evaluasi Kebijakan Perspektif Teoritis dan Praktis. PT Bumi Puthuk Shankara.
Diana, Sunardi, Gunarhadi, M. Y. (2022). Model I-Teach Inclusive teaching bagi guru paud (Kencana (ed.)).
Ervianti, E. (2018). Evaluasi Pelaksanaan Program Pendidikan Inklusi di SD Negeri Kalukuang III Kota Makassar Layanan pendidikan bagi anak berkebutuhan khusus secara terpisah dilaksanakan dengan menempatkan anak-anak berkelainan di Sistem pendidikan segregasi mengarah pada po. vi, 5.
Garnida, D. (2015). Pengantar Pendidikan Inklusif. Bandung: PT Refika Aditama. (Dapat digunakan untuk mendukung teori mengenai pentingnya modifikasi kurikulum dan kurikulum akomodatif yang belum berjalan di SD Negeri).
Hayat. (2018). Kebijakan Publik : Evaluasi, Reformasi dan Formulasi. Intrans Publishing.
Ilahi, M. T. (2013). Pendidikan Inklusif: Konsep dan Aplikasi. Jogjakarta: Ar-Ruzz Media. (Buku teks standar untuk mendefinisikan konsep ABK dan pendidikan inklusif yang ideal).
Kustawan, D. (2013). Manajemen Pendidikan Inklusif: Kiat Sukses Mengelola Pendidikan Inklusif di Sekolah Umum. Jakarta: PT Luxima Metro Media. (Referensi ini mendukung temuan Anda pada dimensi Kelembagaan, Keuangan, dan Regulasi).
Kementerian PPN/Bappenas. (2021). Penyandang Disabilitas Indonesia : Aspek Sosioekonomi Dan Yuridis.
Sartica, Dwi Ismanto, B. (2016). Evaluasi Penyelenggaraan Program Pendidikan Inklusif Di Kota Palangka Raya. Manajemen Pendidikan, 3, 49–66.
Simorangkir, S. T. (2023). Evaluasi Program Pendidikan Inklusif pada Sekolah Dasar di Lingkup Dinas Pendidikan Kota Mataram Tahun 2020/2021. Journal of Instructional Development Research, 3(1), 202. https://doi.org/10.61193/jidr.v3i1.38
Tarnoto, N. (2016). Permasalahan-Permasalahan yang Dihadapi Sekolah Penyelenggara Pendidikan Inklusi pada Tingkat SD. Humanitas: Indonesian Psychological Journal, 13(1), 50-61. (Referensi ini sangat cocok untuk mendukung temuan Anda mengenai kendala ketiadaan GPK dan sarana di SD).
Tahir, A. (2015). Kebijakan Publik dan Transparansi Penyelenggaraan Pemerintah Daerah. Alfabeta.




